Jangan Coba Potong, Ini 6 Fungsi Penting Kumis pada Kucing

By | October 14, 2022

Kucing adalah mamalia kecil yang banyak dibiakkan sebagai hewan peliharaan. Wajah lucu dan tingkahnya yang imut menjadikan kucing sebagai pereda lelah yang efektif.

Namun, pernahkah Anda memperhatikan kumis di wajah kucing? Kumis atau kumis merupakan bagian penting dari anatomi kucing. Tidak hanya sebagai penghias wajah yang membuat kucing Anda terlihat lucu, kumis juga berfungsi lebih dari itu. Penasaran apa yang bisa dilakukan kumis kucing? Yuk simak informasinya berikut ini!

Fungsi sensoris

Kucing adalah karnivora dan tentu saja berburu adalah salah satu spesialisasi mereka. Meskipun mereka memiliki indera penciuman dan pendengaran yang kuat, kucing memiliki penglihatan yang buruk karena mereka tidak dapat fokus untuk melihat hal-hal yang dekat. Namun, kucing dapat “melihat” benda-benda di dekatnya dengan bantuan kumis.

Menurut laporan VCA Hospitals, kumis pada kucing bertindak sebagai reseptor sentuhan. Fungsi ini mirip dengan ujung jari manusia. Dilengkapi dengan banyak ujung saraf, kumis kucing akan memberikan informasi rinci tentang kondisi udara, tekanan udara, dan apa yang disentuhnya, membantu mempertajam penglihatan dan pendengaran kucing Anda.

Alat ukur yang canggih

Penasaran mengapa kucing selalu menundukkan kepala dan melihat sekeliling sebelum memasuki ruang sempit? Itu karena kucing mencoba mengukur lebar ruang dengan kumisnya.

Bagian tubuh yang digunakan untuk mengukur luas. Menurut Purina, lebar kumis di kedua sisi menggambarkan lebar tubuh kucing. Dengan cara ini, mereka akan tahu apakah tubuhnya bisa masuk ke luar angkasa atau tidak. Tentu saja fungsi pengukuran lebar tidak berlaku untuk kucing gemuk, ya.

Berita Lainnya  Menagapa Hewan Bisa Membunuh Anaknya Sendiri? Berikut 5 Fakta Infantisida

Membantu navigasi dalam gelap

Selain fakta bahwa mata kucing memiliki kemampuan untuk melihat dalam kondisi cahaya redup, alasan mengapa kucing sangat pandai bernavigasi dalam gelap adalah karena kumisnya. Bagaimana bisa?

Mengutip dari laman LiveScience, kumis kucing bisa memberikan informasi tentang arus udara terkait letak benda-benda di sekitar tubuh kucing. Informasi ini ditransmisikan ke otak dan kucing akan tahu ke mana harus pergi tanpa menabrak sesuatu.

Menunjukkan perasaan atau mood kucing

Informasi tentang perilaku atau perasaan kucing juga dapat ditemukan dari kumisnya. Jika diperhatikan baik-baik, posisi kumis kucing akan berubah tergantung situasi kucing tersebut berada.

Mengutip Purina, ia menyatakan bahwa ketika seekor kucing ketakutan, kumisnya cenderung rata dan kaku dan berkumpul di sekitar wajah. Seekor kucing yang waspada atau ingin tahu tentang sesuatu akan mengarahkan kumisnya ke depan. Berbeda dengan dalam keadaan santai, kumis kucing akan mengarah ke luar dan tidak menyebar banyak.

Kumis kucing sebagai salah satu indikator usia

Ada berbagai cara untuk memperkirakan usia kucing. Jika manusia akan berubah menjadi abu-abu ketika mereka bertambah tua, bagaimana dengan kucing?

Purina melaporkan, seperti pada manusia, semakin banyak kumis berubah warna pada kucing tua. Itu tidak berubah menjadi putih, tetapi berubah menjadi abu-abu gelap atau bahkan hitam. Tidak semua kucing akan mengalami hal ini, tetapi jika Anda menemukannya, Anda tahu apa artinya sekarang, bukan?

Penting ! kumis kucing tidak boleh dipotong

Kumis kucing adalah sensor yang peka terhadap sentuhan. Menurut sebuah laporan oleh VCA Hospitals, sekitar 40 persen area sensorik otak berhubungan dengan informasi yang dikirimkan dari bagian tubuh tempat rambut tumbuh. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk memotong kumis kucing karena menyebabkan rasa sakit dan kucing akan kehilangan sebagian besar kemampuan sensoriknya dan menjadi bingung.

Berita Lainnya  10 Bulan Paling Aneh Di Tata Surya, Ternyata Ada Yang Mirip Dengan Bumi

Namun, ada kalanya kumis kucing rontok atau rontok dengan sendirinya. Jika ini terjadi, tidak perlu khawatir karena rambut yang keras akan tumbuh kembali.

Nah, sekarang sudah tahu kan fungsi penting kumis pada kucing bukan? Mulai sekarang, cobalah untuk lebih berhati-hati saat bermain dan membelai tubuh kucing agar tidak melukai kumisnya!